Manchester City kembali kehilangan poin penting setelah ditahan Nottingham Forest 2-2 di Etihad Stadium. Tim asuhan Pep Guardiola sempat unggul melalui gol Antoine Semenyo dan Rodri, namun keunggulan itu dua kali disamakan oleh Morgan Gibbs-White dan Elliot Anderson.
Detik-detik terakhir pertandingan juga menegangkan ketika tembakan Savinho berhasil disapu Murillo tepat di garis gawang. Hasil imbang ini membuat perbedaan poin dengan Arsenal melebar menjadi tujuh poin, meski City masih memiliki satu pertandingan tunda.
Kekalahan ini menjadi pengingat bagi City bahwa persaingan gelar musim 2025/2026 sangat ketat. Guardiola menegaskan timnya tetap fokus dan tidak panik meski berada di posisi kedua. Ia percaya bahwa performa tim secara keseluruhan tetap positif meski hasil akhir mengecewakan.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Peluang Masih Terbuka untuk Mengejar
Meskipun kehilangan poin, Guardiola yakin Manchester City masih memiliki peluang untuk mengejar Arsenal. Sepanjang musim, City sudah kehilangan 13 poin dari posisi unggul, namun manajer Spanyol itu menekankan bahwa timnya tetap bermain dengan kualitas tinggi dan memiliki peluang membalikkan keadaan.
“Masih banyak pertandingan yang harus dimainkan, mereka satu laga lebih sedikit. Hari ini secara umum kami bermain bagus selama 90 menit,” kata Guardiola. Ia menegaskan bahwa kehilangan poin bukan karena satu kesalahan, melainkan faktor kolektif sepanjang pertandingan.
City masih memiliki sembilan laga tersisa di Premier League dan satu laga tunda melawan Arsenal di Etihad pada April mendatang. Kesempatan ini menjadi peluang emas untuk memperpendek jarak poin dan tetap menekan rival mereka dalam perebutan gelar.
Baca Juga: Harry Kane Bidik Rekor Lewandowski Usai Gemilang di Der Klassiker
Fokus Tetap pada Performa, Bukan Penalti
Guardiola juga enggan terpaku pada klaim penalti yang terjadi di menit akhir saat Erling Haaland terjatuh melewati kiper Forest, Mats Sels. Keputusan wasit yang tetap didukung VAR membuat Guardiola menekankan tanggung jawab tim sendiri. “Saya selalu percaya kami harus bermain lebih baik agar tidak memberi ruang bagi intervensi ofisial.
Itu tanggung jawab kami,” ujar Guardiola. Fokus utama tetap menciptakan peluang dan memaksimalkan pergerakan pemain kunci seperti Haaland, bukan bergantung pada keputusan wasit. City tetap mendominasi penguasaan bola dan peluang sepanjang pertandingan, menunjukkan kualitas permainan mereka tetap tinggi meski hasilnya imbang.
Matangkan Persiapan untuk Kompetisi Berikutnya
Setelah laga melawan Nottingham Forest, perhatian Guardiola langsung beralih ke kompetisi lain. City akan menghadapi Newcastle United di putaran kelima Piala FA dan Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA. Manajer Spanyol itu menegaskan timnya harus memanfaatkan jeda internasional untuk memperbaiki ritme permainan dan menjaga fokus jelang laga-laga penting.
Dengan persiapan matang dan mental yang kuat, City masih memiliki peluang mempertahankan gelar Liga Inggris dan menargetkan sukses di semua kompetisi. Ikuti terus perkembangan informasi menarik yang kami suguhkan dengan akurasi dan detail penjelasan lengkap di foottballsfuture.com.
