Van der Sar Menyoroti Kegagalan Onana di Manchester United

Bagikan

Mantan kiper Manchester United, Edwin van der Sar, memberikan pandangannya mengenai kegagalan Andre Onana selama berada di klub Inggris tersebut. Menurut Van der Sar, performa Onana di United tidak mencerminkan kualitas sebenarnya dari pemain internasional Kamerun itu. Onana sering membuat kesalahan di bawah mistar, yang membuatnya disebut sebagai salah satu kiper terburuk yang pernah membela Setan Merah.

Van-der-Sar-Menyoroti-Kegagalan-Onana-di-Manchester-United

Van der Sar menegaskan bahwa kegagalan Onana bukan sepenuhnya karena kemampuan individunya, tetapi lebih karena kondisi tim yang tidak stabil. Lini belakang United terus berubah dari tahun ke tahun, baik dari sisi pemain maupun pelatih, sehingga sulit bagi kiper baru untuk menyesuaikan diri. Situasi ini membuat ekspektasi terhadap Onana menjadi sangat tinggi dan menambah tekanan untuk tampil konsisten.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Selain itu, Onana kini menghadapi tekanan baru di Trabzonspor setelah penampilan buruk melawan Fenerbahce, yang semakin memperumit proses kepindahannya secara permanen ke klub Turki tersebut. Meskipun demikian, Van der Sar tetap membela Onana dan menekankan kualitas refleks dan permainan kakinya yang luar biasa.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Kualitas Onana yang Sebenarnya

Van der Sar menjelaskan bahwa Andre Onana memiliki kemampuan teknis yang tinggi, terutama dalam hal refleks dan penguasaan bola dengan kaki. Namun, terkadang kiper berusia 29 tahun itu melakukan kesalahan yang tampak mustahil dan membuat lini belakang bingung. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa performanya di United tidak stabil.

Menurut Van der Sar, sebuah tim membutuhkan stabilitas di lini belakang agar bek dan kiper dapat memahami pola permainan satu sama lain. Onana kesulitan menyesuaikan diri dengan situasi yang selalu berubah di Manchester United, sehingga performanya tidak maksimal. Masalah ini bukan hanya dialami Onana, tetapi juga sejumlah pemain baru yang datang ke Old Trafford dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, Van der Sar menekankan bahwa Onana tetap memiliki potensi untuk berkembang, tetapi butuh lingkungan yang mendukung. Tekanan yang tinggi di United, ditambah ekspektasi fanatik dan pergantian pelatih, membuat kiper tersebut kesulitan menampilkan performa terbaiknya secara konsisten.

Baca Juga: Manchester United Memantau Tarik Muharemovic sebagai Opsi Bek Masa Depan

Lingkungan Manchester United yang Tidak Stabil

Lingkungan-Manchester-United-yang-Tidak-Stabil

Van der Sar menyoroti fakta bahwa United mengalami ketidakstabilan selama enam hingga tujuh tahun terakhir. Pergantian pelatih, rotasi bek, dan perubahan gaya bermain membuat banyak pemain baru kesulitan beradaptasi. Onana, meskipun memiliki kualitas individu tinggi, harus berjuang dalam kondisi yang kurang ideal.

Menurut Van der Sar, ekspektasi di United sangat tinggi untuk semua pemain, bukan hanya kiper. Situasi ini membuat kesalahan sekecil apa pun diperbesar, dan kegagalan Onana lebih terlihat oleh publik dan media. Dalam delapan hingga sembilan tahun terakhir, banyak pemain lain juga gagal memenuhi standar yang diharapkan, menunjukkan bahwa masalah lebih besar dari kemampuan individu kiper.

Van der Sar menekankan bahwa faktor lingkungan sangat memengaruhi performa Onana, sehingga kritik terhadap kiper asal Kamerun itu harus dipahami dalam konteks tim secara keseluruhan.

Statistik Onana di Trabzonspor

Saat ini, Onana telah tampil 21 kali untuk Trabzonspor musim ini. Namun, ia hanya mencatat empat clean sheet, menunjukkan kesulitan yang terus ia alami di klub baru. Penampilan buruk melawan Fenerbahce menambah tekanan pada mantan bintang Ajax tersebut.

Meskipun menghadapi masa sulit, Van der Sar yakin bahwa Onana tetap memiliki kualitas untuk menjadi kiper top jika ditempatkan dalam tim yang stabil. Dukungan, latihan, dan lingkungan yang tepat dapat membantunya bangkit dan membuktikan kemampuan sebenarnya di level profesional. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di foottballsfuture.com.