Juventus kembali menunjukkan kualitasnya di Serie A dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Sassuolo di Mapei Stadium, Rabu (7/1/2026) dini hari WIB. Dibawah ini Anda akan melihat informasi mengenai sepak bola menarik yang telah dirangkum oleh FOOTBALLS FUTURE.

Kemenangan ini membuat Bianconeri semakin kokoh di peringkat keempat klasemen sementara dengan raihan 36 poin. Sassuolo sendiri tertahan di posisi ke-10 dengan 23 poin, membuat mereka kesulitan naik ke zona Eropa.
Hasil ini juga menjadi bukti konsistensi Juventus dalam menjaga performa di tengah padatnya jadwal Serie A. Pelatih memperlihatkan strategi yang matang, memanfaatkan kelemahan lawan sejak babak pertama. Sementara itu, Sassuolo harus mengevaluasi lini belakang mereka setelah kebobolan tiga gol, termasuk gol bunuh diri yang merugikan.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Juventus menjelang sisa kompetisi paruh kedua musim 2025/2026. Kepercayaan diri pemain meningkat, dan para penyerang mulai menemukan ritme yang konsisten, khususnya Fabio Miretti dan Jonathan David yang sama-sama mencetak gol.
Babak Pertama Didominasi Juventus
Sejak kick-off, Juventus langsung mengambil inisiatif menyerang. Kenan Yildiz sempat mengancam melalui aksi individu yang membuat kiper Arijanet Muric harus bekerja keras. Andrea Cambiaso juga mendapat peluang dari jarak dekat, namun sepakannya masih melebar tipis dari gawang.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-16, namun bukan dari skema serangan Juventus. Tarik Muharemovic salah mengantisipasi bola dan secara malang memasukkan gol ke gawang sendiri. Kejadian ini membuat Sassuolo berada dalam tekanan berat sejak awal pertandingan.
Setelah gol bunuh diri tersebut, Juventus tetap mengendalikan tempo permainan. Mereka mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan lawan. Meski beberapa peluang dari Khephren Thuram dan pemain lainnya masih gagal menjadi gol, kontrol permainan tetap berada di tangan Bianconeri hingga babak pertama usai.
Baca Juga: Joan Garcia Bersinar di Derby Catalan dan Samai Rekor Ter Stegen
Babak Kedua Juventus Tampil Lebih Agresif

Memasuki babak kedua, Juventus meningkatkan intensitas serangan. Khephren Thuram sempat hampir menggandakan keunggulan, namun tembakannya berhasil ditepis Muric. Fabro Miretti mendapat peluang emas dari dalam kotak penalti, meski awalnya gagal menyelesaikan peluang tersebut.
Pada menit ke-62, Juventus akhirnya menambah keunggulan melalui Fabio Miretti. Ia sukses memaksimalkan umpan matang dari Jonathan David untuk mengubah skor menjadi 2-0. Gol ini sekaligus menegaskan dominasi Juventus atas Sassuolo dalam pertandingan tersebut.
Tak lama berselang, Jonathan David ikut mencetak gol ketiga. Penyerang asal Kanada ini menutup laga dengan kemenangan telak 3-0 untuk Juventus. Gol-gol tersebut memperlihatkan efektivitas serangan tim tamu, sekaligus membuat Sassuolo harus menelan kekalahan telak di kandang sendiri.
Dampak Kemenangan Juventus untuk Sisa Musim
Kemenangan ini membuat Juventus semakin percaya diri menjelang paruh kedua musim. Mereka kini dapat menatap pertandingan berikutnya dengan motivasi tinggi untuk terus bersaing di zona Liga Champions. Keunggulan mental dan stabilitas performa menjadi aset penting bagi Bianconeri.
Pelatih Juventus juga menunjukkan rotasi pemain yang efektif. Pemain muda seperti Miretti mendapat kesempatan menunjukkan kualitasnya, sementara Jonathan David membuktikan keandalan sebagai penyerang utama. Kombinasi pemain muda dan pengalaman tim inti menjadi kunci sukses di pertandingan ini.
Sassuolo di sisi lain harus segera mengevaluasi performa tim, terutama lini belakang yang mudah ditembus. Kekalahan 3-0 menegaskan perlunya perbaikan strategi jika ingin kembali bersaing di papan atas Serie A. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footblingthings.com.
