Mohamed Salah kembali merasakan kekecewaan saat Mesir tersingkir di semifinal Piala Afrika 2025. Dibawah ini Anda akan melihat informasi mengenai sepak bola menarik yang telah dirangkum oleh FOOTBALLS FUTURE.

Kali ini mereka kalah dari Senegal yang dipimpin Sadio Mane, mantan rekan Salah di Liverpool. Meski demikian, sang kapten hanya menampilkan senyum tipis, menutupi kekecewaan mendalam yang ia rasakan. Selama turnamen, Salah menjadi figur sentral Mesir.
Dari lima pertandingan yang dimainkan, ia mencetak empat gol dan membawa timnya menembus babak empat besar. Usai kemenangan atas Pantai Gading di perempat final, Salah menyebut skuad kali ini sebagai “tim terbaik” yang pernah ia rasakan di timnas.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Namun, kebersamaan dan kerja keras itu berakhir tanpa trofi. Setelah laga perebutan tempat ketiga melawan Nigeria, Salah dijadwalkan kembali ke Liverpool, membawa rasa kecewa sekaligus ketidakpastian terkait masa depannya di klub maupun timnas.
Kembalinya Salah ke Liverpool
Pertandingan terakhir Salah sebagai starter Liverpool terjadi saat kalah 1-4 dari PSV Eindhoven di Liga Champions. Sejak itu, tim asuhan Arne Slot tak terkalahkan dalam 11 laga, meski performanya sering dikritik. Ketidakhadiran Salah menimbulkan perdebatan, terutama setelah kritik yang ia lontarkan tentang dicadangkan dan hubungannya dengan Slot.
Slot sempat menegaskan bahwa tidak ada masalah yang perlu diselesaikan. Curtis Jones juga mengungkapkan bahwa Salah sudah meminta maaf kepada rekan setimnya atas dampak wawancara tersebut. Kehadiran Salah kembali disambut hangat oleh suporter di Anfield, menunjukkan betapa pentingnya ia bagi tim.
Meskipun Liverpool tetap kuat tanpa Salah, cedera beberapa pemain kunci membuat kehadirannya sangat dibutuhkan. Alexander Isak absen hingga Maret, sementara Conor Bradley dipastikan tidak bermain hingga akhir musim. Kehadiran Salah bisa menjadi faktor penentu dalam mengatasi krisis tersebut.
Baca Juga: Juventus Perkuat Posisi di Empat Besar Usai Menang Telak di Markas Sassuolo
Jadwal dan Peran Selanjutnya

Salah dipastikan absen saat Liverpool menghadapi Burnley karena aturan FIFA yang mengharuskan pemain tetap bersama timnas hingga selesai laga terakhir negaranya. Dengan Mesir menjalani laga perebutan tempat ketiga, Salah baru akan kembali ke Inggris pada Minggu.
Liverpool diperkirakan akan menurunkan Salah untuk laga Liga Champions menghadapi Marseille pekan depan, sebelum bertandang ke Bournemouth di Premier League. Slot menyatakan bahwa sejak insiden di Leeds, garis sudah ditarik, dan Salah tersedia untuk dipilih, tetapi harus bersaing seperti pemain lain.
Penempatan posisi Salah bisa fleksibel. Ia dapat dimainkan di sisi kanan, sebagai penyerang tengah, atau digeser sesuai formasi yang dibutuhkan. Slot juga mempertimbangkan opsi lain seperti Dominik Szoboszlai atau Hugo Ekitike untuk posisi penyerang, tergantung kebutuhan tim.
Masa Depan Masih Terbuka
Salah kemungkinan besar akan tetap bersama Liverpool hingga musim panas, memimpin Mesir di Piala Dunia 2026. Setelah itu, masa depannya masih menjadi pertanyaan terbuka, terutama karena ia ingin bermain sejak menit awal dan tidak puas hanya duduk di bangku cadangan.
Melihat contoh Sadio Mane yang lahir di tahun yang sama dan kini bermain di Arab Saudi dengan gemilang, opsi hijrah ke Timur Tengah bukan sesuatu yang mustahil bagi Salah. Namun, peluang tetap ada untuk melanjutkan karier di Eropa jika ia merasa peran dan proyek Liverpool masih sesuai ambisinya.
Satu hal yang pasti, Mohamed Salah tetap menjadi sosok sentral bagi Liverpool dan Mesir. Keputusan tentang masa depannya akan sangat menentukan arah kariernya dalam beberapa tahun ke depan, baik di level klub maupun tim nasional. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footblingthings.com.
